Kemensos RI dan Komisi VIII DPR RI Lakukan Evaluasi dan Pemantauan Bantuan Sembako BPNT -->

Kemensos RI dan Komisi VIII DPR RI Lakukan Evaluasi dan Pemantauan Bantuan Sembako BPNT

Admin
Wednesday, March 16, 2022

Kemensos RI dan Komisi VIII DPR RI Lakukan Evaluasi dan Pemantauan Bantuan Sembako BPNT

Anggota DPR RI Komisi VIII Muhammad Husni didampingi Direktur Pengelolaan Sumber Bantuan Sosial Kemesos RI Salahuddin Yahya dan Kadis Sosial Khairil Anwar Nasution ketika memberikan bantuan secara simbolis.


Tebingtinggi | Medan88News: Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Husni SE didampingi Direkrur Pengelolaan Sumber Bantuan Sosial (PSBS) Kemensos RI Dr Salahuddin Yahya, Kadis Sosial Khairil Anwar dan Kepala Balai Insap, Balai Bahagia, SDM TKSK dan PKH Kota Tebingtinggi. Pelaksanaan kegiatan evaluasi dibarengi dengan kegiatan dialog tanya jawab bersama warga di Jalan Pringgan Kantor Aceh Sepakat Kelurahan Bagelen Kota Tebingtinggi, Selasa (15/3/2022).


Sekdako Tebingtinggi yang diwakilkan Kadis Sosial Tebingtinggi Khairil Anwar mengatakan bahwa warga yang sudah mendapatkan Bantuan Sosial Sembako (BSS) dari Kemensos RI untuk mempergunakan untuk kebutuhan pokok menjelang Ramadan, dengan peningkatan program BSS ini diharapkan kebutuhan akan karbohidrat, mineral, vitamin dan kacang kacangan serta protein bisa terpenuhi.


Direktur PSBS Kemensos RI, Salahuddin Yahya dalam pertemuan dengan 200 orang warga penerima bantuan sembako, bantuan PKH, bantuan kursi roda, bantuan kepada anak yatim yang ditinggal orang tuanya meninggal karena Covid-19 berbetuk tabungan dan makanan bergizi kepada 22 orang untuk memanfaatkan bantuan yang diberikan oleh Kemensos RI melalui perpanjang tangan Anggota DPR RI Komisi VIII Bapak Muhammad Husni patut warga syukuri, karena berkat kerja keras beliau menampung aspirasi masyarakat, banyak penerimaan bantuan sosial di Tebingtinggi.


"Nah ke depan Kemensos RI punya program, kepada warga yang usia produktif dibawah usia 40 tahun kebawah akan Kemensos alihkan, bukan dalam bentuk bantuan sembako atau PKH, tetapi dalam bentuk usaha kewirausahaan agar tidak masyarakat tidak keenakan terus mendapatkan bantuan uang tunai," jelas Salahuddin.


Sedangkan kepada warga lansia akan tetap menerima bantuan seperti biasanya, karena dengan umur di atas 40 tahun, masyarakat sudah kurang produktif baik dalam melakukan usaha.


Anggota DPR RI Komisi VIII, Muhammad Husni mengatakan bahwa permasalahan yang ada Tebingtinggi terkait ada warga yang belum menerima bantuan baik PKH ataupun BPNT untuk bersabar bagi yang belum mendapat, sedangkan yang sudah menerima bantuan jangan berbangga hati, karena pemerintah melalui Kemensos RI ingin rakyatnya tidak miskin.


"Untuk masuk kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) butuh waktu yang lama, karena masuk DTKS harus masuk pendataan dan ada persyaratan tertentu yang sudah disediakan oleh pihak veripali yang ada di Kantor Kelurahan setempat kepada warga yang akan menerima bantuan,' jelasnya.


Salah seorang penerima bantuan sosial sembako, Sagiyem (60) warga Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan mengaku legah sudah mendapatkan bantuan uang dari Kemensos RI melalui pihak PT Pos Tebingtinggi, selama ini Sagiyem mengaku belum mendapatkan bantuan.


"Terima kasih Kemensos RI dan anggota DPR RI Komisi VIII yang telah mengupayakan warga lansia bisa mendapatkan bantuan BSS, nantinya uang sebesar Rp 600.000 akan dipergunakan untuk kebutuhan sembako," bilangnya.


Dalam kegiatan evaluasi dan pemantauan bantuan sosial, anggota DPR RI Komisi VIII memberikan bantuan PKH secara simbolis kepada Kadis Sosial Khairil Anwar, bantuan juga secara simbolis diberikan kursi roda sebanyak dua unit, bantuan PKH kepada KPM, bantuan simbolis 5 anak yatim berdampak Covid-19 ditinggal orangtuanya, simbolis penyerahan bantuan sembako BPNT. 


Penulis: M Bayu Dermawan