Penyidik Polrestabes Medan Terkesan Lambat, Marwansyah Putra,SH: Kami Menuntut Kepastian Hukum -->

Penyidik Polrestabes Medan Terkesan Lambat, Marwansyah Putra,SH: Kami Menuntut Kepastian Hukum

Editor:Iwan Susilo
Sunday, October 16, 2022

RW didampingi Kuasa Hukum Marwansyah Putra, SH


Medan | Medan88News: Dugaan tindak pidana penelantaran isteri yang dilakukan oleh oknum kepolisian kini telah memasuki ranah penyidikan di Kepolisian Resor Kota Besar Medan (Polrestabes Medan).


Hal ini diungkapkan oleh Pelapor RW (25), warga Kec.Medan Denai, saat di konfirmasi wartawan Medan88News dikediamannya, Minggu (16/10/2022).


RW mengungkapkan bahwasanya laporan atas dirinya mengenai dugaan tindak pidana penelantaran isteri ini dilaporkan pada 07 April 2022, sebagaimana bukti Laporan Polisi Nomor: LP / 1154 / IV / 2022 / SPKT / POLRESTABES MEDAN POLDA SUMATERA UTARA, namun hingga saat ini (Oktober 2022), Terlapor atas laporan tersebut belum dilakukan penangkapan.


"Saya merasa bahwa pihak Polrestabes Medan bekerja sangat lambat, dan saya berharap agar pihak kepolisian bekerja secara maksimal agar hukum ini dapat memberikan rasa keadilan bagi saya", ucap RW.


Dari penelusuran wartawan, sesuai dengan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan Nomor: B/ 6781 / IX / Res.1.24 / 2022 / Reskrim, tanggal 19 September 2022, Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak (PPA) Polrestabes Medan, memberikan tindak lanjut untuk memanggil pihak Terlapor.


Sambung RW, "Ini dikarenakan suami saya (terlapor, red) adalah salah seorang oknum polisi di Satbrimob Poldasu, ini mungkin yang membuat pihak Polrestabes Medan menjadi tidak fair untuk menyegerakan laporan saya".

Dikonfirmasi terpisah, Marwan Syahputra, SH selaku kuasa hukum RW melalui sambungan telpon whatsappnya, mengatakan, kami sudah melaporkan kejadian penelantaran isteri ini pada tanggal  7 April 2022, namun sampai sekarang ini masih belum ada tindak lanjut yang jelas dari Polrestabes Medan.


" Saya berharap agar pihak Polrestabes Medan bertindak cepat dalam menangani kasus ini agar kami tidak menunggu terlalu lama untuk kepastian hukum bagi klien kami", ungkapnya tegas.


"Dari pihak penyidik akan melakukan pemeriksaan konfrontir pada Selasa, 18 Oktober 2022, namun sampai sekarang ini belum ada pemberitahuan resmi dari pihak penyidik, jadi kami hanya bisa menunggu", tutup Marwan.


Iwan Susilo/M88N